Rapat Tahunan Anggota Assosiasi Institusi Pendidikan Ners (AIPN) Regional XII

Ners dalam melayani masyarakat harus memilliki standarisasi tidak boleh melanggar kode etik, karena bila melanggar kode etik akan diberi sanksi yang berat, demikian disampaikan Rektor Uncen Dr. Onesimus Sahuleka, SH., M.Hum, dalam pembukaan rapat tahunan anggota Assosiasi Institusi Pendidikan Ners (AIPN) Regional XIII ke-1 (satu) wilayah Papua, Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara.

DSCN0308 lisa Hadmi.jpg .Doc Humas DSCN0310 lisa Hadmi.jpg Doc Humas
Pembukaan acara tersebut secara simbolis ditandai dengan pemukulan tifa oleh Rektor di Auditorium Uncen, Senin, 14 Desember 2015.
Diah Astuti, M. Kep, selaku ketua panitia acara ini dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan diadakannya rapat tahunan adalah untuk memilih dan membentuk Assosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPN) Regional XIII ke- 1 Wilayah Papua, Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara. Sedangkan seminar nasional diadakan untuk menstandarisasi pendidikan ners dan etika keperawatan di Indonesia, agar bisa memberikan perawatan yang berdasarkan pada standarisasi dan komprehensif agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat baik secara biologis, social dan spiritual berdasarkan Undang – Undang keperawatan.
Acara ini dihadiri oleh Perawat Rumah sakit, mahasiswa keperawatan Sekota Jayapura dan sekitarnya, Ketua AIPN Pusat, Dr. Muhamad Hadi, SKM., M.Kep, Ketua Jurusan Keperawatan Universitas Diponegoro dan juga sebagai pengurus pusat AIPN, Dr. Untung Sujianto, M.Kes.
Diah Astuti, M. Kep, menambahkan dengan diadakannya rapat tahunan AIPN dan seminar nasional keperawatan ini diharapkan mampu mengayomi pendidikan keperawatan agar memiliki standart yang sama dan bisa kompetitif pada acuan yang sama.
**HH**

No Response

Leave a reply "Rapat Tahunan Anggota Assosiasi Institusi Pendidikan Ners (AIPN) Regional XII"