Jenis-Jenis Kalimat: Kalimat Berita, Kalimat Tanya, Kalimat Perintah

Jenis Kalimat

Bentuk kalimat berita bermacam-macam. Kalimat berita bisa berupa kalimat berita positif atau negatif, kalimat aktif atau pasif, kalimat langsung atau tidak langsung, tunggal atau majemuk. Dengan demikian, kalimat berita dapat berbentuk apa saja, asalkan isinya merupakan pemberitaan

Mengucapkan kalimat merupakan wujud kegiatan berbicara. Pembicara yang satu dengan pembicara yang lain, dalam hal-hal tertentu kadang-kadang berbeda, meskipun vokal, konsonan, kata atau kalimat yang diucapkannya sama.

Ketidaktepatan pengucapan bunyi bahasa dapat mengalihkan mengganggu perhatian pendengar, bahkan mungkin dapat menimbulkan salah pentafsiran. Misalnya, dalam pengucapan kata gerakkan menjadi geraan, menyatakan menjadi menyataken, menaikkan menjadi menaian.

Contoh lain, kita sering mendengar pembicara tidak sesuai atau salah ucap dalam menyampaikan informasi. Pengucapan konsonan s menjadi c pada kata sasak diucapkan cacak. Kata suka diucapkan cuka. Selain itu, pengucapan konsonan r menjadi l pada kata rusuh diucapkan lusuh, kata rima diucapkan lima. Penyebab terjadinya kesalahan pengucapan konsonan tertentu, seperti contoh tersebut disebabkan faktor intern pembicara, mungkin karena bentuk atau ukuran alat ucapnya tidak normal.

Kita juga sering mendengar pengucapan e (pepet) menjadi e (taling) pada kata peka (e pepet) diucapkan peka (e taling), mendengar (e pepet) diucapkan mendengar (e taling), beli (e pepet) diucapkan beli (e-taling). Pengucapan f (ef) diucapkan p (pe) pada kata fakultas (pakultas), aktif diucapkan (aktip), fhak diucapkan (pihak), dan normatif diucapkan (normatip).

Kita juga sering mendengar pengucapan kata-kata berikut.

  • memfoto diucapkan atau ditulis memoto
  • memftnah diucapkan atau ditulis memitnah
  • mencintai diucapkan atau ditulis menyintai
  • membawakan diucapkan atau ditulis membawaan
  • tujukan diucapkan atau ditulis tujuken

Ketidaktepatan pengucapan fonem (vokal dan konsonan) seperti pada kata-kata tersebut tentu akan mengganggu pendengar ketika menyimak. Oleh karena itu, pengucapan vokal, konsonan, dan kata harus jelas.

Tekanan kata atau kalimat akan berkenaan juga dengan jenis kalimat yang disampaikan. Oleh karena itu, sekarang kita akan belajar mengenali jenis-jenis kalimat.

Baca juga: Teknik Membaca Cepat untuk Memahami Informasi

Kalimat berita

Kalimat berita adalah kalimat yang berisi berita untuk me nyampaikan informasi kepada orang lain. Tanggapan yang diharapkan dari kalimat berita hanyalah berupa perhatian sesuai dengan maksud penutur melalui intonasi (kata yang dipentingkan).

Contoh:

  • Airi sedang menyiram bunga. (bukan orang lain)
  • Airi sedang menyiram bunga. (bukan waktu yang lalu atau nanti)
  • Airi sedang menyiram bunga di kebun. (bukan memupuk atau kegiatan lain)
  • Airi sedang menyiram bunga. (bukan tumbuhan lain)

Kata bercetak miring adalah kata yang dipentingkan dalam kalimat tersebut. Berdasarkan kata yang ditulis miring dalam ketiga kalimat tersebut, tentu mempunyai perbedaan arti atau perbedaan tujuan.

Kalimat tanya

Kalimat tanya adalah kalimat yang meminta tanggapan berupa jawaban. Kalimat tanya mempunyai pola intonasi yang khusus. Kalimat tanya biasanya mempergunakan kata tanya apa, siapa, mengapa, di mana, dan partikel lah. Lagu dasar kalimat tanya adalah kata pertama dari kalimat tanya suaranya naik, kemudian diikuti dengan suara rendah dan pada akhir kalimat suara tinggi.

Contoh:

  • Itu …. rumah Anda?
    Jika menggunakan tanda tanya, tekanan agak tinggi jatuh pada kata tanya yang digunakannya, sedangkan kata-kata lainnya datar.

Contoh:

  • Kapan kamu akan bermain ke rumah saya?
  • Harus pergikah saya pada malam ini?

Kalimat perintah

Kalimat perintah adalah kalimat yang maknanya memberikan perintah untuk melakukan sesuatu. Ciri umum kalimat perintah adalah intonasi keras mendatar, bernada tinggi, dan umumnya menggunakan partikel lah. Kalimat perintah biasanya bernada tinggi dan menggunakan tanda seru (!)

Contoh:

  • Silakan kalian belajar dengan baik.
  • Jawablah soal-soal di bawah ini.
  • Awas ada pencopet!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *